Pembelian
- PR
- PO
- Terima
- QC
- Tagihan
- Bayar
Persediaan, Interim Stock, PPN Masukan, Utang Usaha, Utang PPh 23
ERP untuk manufaktur
Mixora mencatat setiap pergerakan bahan saat terjadi, dari penerimaan dan QC sampai Mixing, Filling, dan Sekunder. Jurnalnya terbentuk sendiri di satu buku besar, jadi laba rugi dan neraca bisa dibaca kapan saja.
Satu sistem, satu buku besar
Pilih modul untuk melihat apa yang dicatat Mixora.
Mixing, Filling, Sekunder
Bahan keluar dengan harga rata-rata bergerak, jam operator dari absensi dikali tarif workcenter, dan hasilnya menjadi HPP per unit begitu WO ditutup. Dari nomor batch barang jadi, Anda bisa menelusuri lot madu, ekstrak, dan botol yang dipakai.
Procure-to-pay
PO disetujui sesuai batas nilainya, barang masuk karantina sampai QC release, lalu tagihan vendor dicocokkan dengan PO dan penerimaan. PPh 23 dan PPh 4(2) dipotong otomatis saat pembayaran, lengkap dengan bukti potongnya.
Order-to-cash
DO memilih lot dengan kedaluwarsa terdekat, invoice menghitung PPN 12% dari DPP nilai lain 11/12, dan faktur keluarannya siap diekspor untuk Coretax tanpa diketik ulang. SO untuk customer dengan piutang lebih dari 90 hari ditahan otomatis.
Record-to-report
Jurnal manual wajib berlampiran dan disetujui orang lain. Periode tidak bisa dikunci selama rekonsiliasi bank, piutang, utang, persediaan, atau pajak masih selisih. Neraca, laba rugi, arus kas, dan perubahan ekuitas dibaca langsung dari buku besar.
Hire-to-pay
Roster Shift 1, Shift 2, dan office, absensi dari mesin atau HP, lembur dari SPL yang disetujui. Payroll menghitung BPJS dan PPh 21 dengan tarif TER yang berlaku pada tanggalnya, lalu membuat slip, file transfer, rekap BPJS, dan jurnal gaji.
Lima modul
Material hanya berpindah antar modul setelah QC release, dan jam operator dari absensi menjadi dasar biaya konversi.
Persediaan, Interim Stock, PPN Masukan, Utang Usaha, Utang PPh 23
Bahan Baku, Bahan Kemas, Barang dalam Proses, Barang Jadi, Biaya Konversi Dibebankan
Harga Pokok Penjualan, Piutang Usaha, Penjualan, PPN Keluaran, Bank
Seluruh akun, kompensasi PPN, PPh Badan dengan fasilitas Pasal 31E
Beban gaji TKL dan kantor, Utang PPh 21, Utang BPJS, Gaji yang Masih Harus Dibayar
Dijaga di tingkat database
NIK, nomor rekening, dan gaji dienkripsi AES-256 sebelum disimpan, dan setiap akses ke data pribadi tercatat di log audit.
Mulai dipakai
Saldo per akun, piutang dan utang per dokumen, stok per lot, dan aset dengan akumulasi penyusutannya. Sistem menolak bila rinciannya tidak cocok dengan saldo akun.
Gudang, produksi, sales, keuangan, dan HR mencatat dokumennya masing-masing. Jurnal terbentuk dari setiap dokumen tanpa diketik ulang.
Selesaikan rekonsiliasi tanpa selisih, kunci periode, lalu cetak laporan keuangan dan siapkan data SPT.
Tanya jawab
Bisa. PO maklon dibuat ke vendor maklon, material yang dikirim dipindah ke lokasi vendor dan tetap tercatat sebagai persediaan Anda. Saat barang jadi diterima, biaya jasa maklon masuk ke harga pokok barang jadi.
Faktur keluaran dan bukti potong diekspor sebagai berkas CSV, dan faktur masukan dicocokkan dengan data impor dari Coretax sebelum dikreditkan. Kolom ekspor saat ini masih perlu dipetakan ke templat impor resmi Coretax.
Tarif disimpan sebagai parameter bertanggal efektif. Tambahkan baris baru dengan tanggal mulai berlakunya; transaksi sebelum tanggal itu tetap memakai tarif lama.
Di database Cloudflare D1. Data pribadi karyawan dienkripsi sebelum disimpan, dan log audit mencatat siapa mengubah apa beserta nilai sebelum dan sesudahnya.
Bisa. Karyawan absen, melihat slip gaji, dan mengajukan cuti atau lembur dari HP. Halaman back-office menyesuaikan layar kecil, termasuk layar konfirmasi produksi untuk tablet di workcenter.
Ingin tahu apakah Mixora cocok untuk pabrik Anda? Ceritakan alur produksinya lewat WhatsApp.